Demikian disampaikan pengamat konstruksi Bengkalis, Reza Alfian ST, Minggu (9/3/2014). ''Realisasi pekerjaan proyek MY ini belum sesuai dengan termin awal (uang muka,red) yang sudah diambil 15 persen. Keenam proyek itu realisasinya berkisar jauh dibawah 5 persen sehingga tidak wajar apabila tahun 2014 ini dianggarkan kembali 60 persen oleh Pemkab dan DPRD Bengkalis,'' katanya.
Menurunya, kalaupun tahun 2014 ini proyek MY dianggarkan, angka kewajarannya masih dibawah 50 persen. Apalagi ada kesan rekanan yang memenangkan proyek sengaja menunda pekerjaan mereka menunggu APBD disahkan untuk mengetahui berapa besaran anggaran yang dimasukkan. "Akhirnya proyek MY Bengkalis ini tak ubahnya seperti proyek reguler saja, tapi berkedok tahun jamak," katanya.
Reza mengingatkan, DPRD Bengkalis dalam penganggaran harus melihat kewajaran serta realisasi di lapangan.






0 komentar:
Posting Komentar