Trisno, selaku perwakilan BPPT menjelaskan, sejak dilakukan penyemaian garam terhadap awan yang berpotensi, maka hingga terjadi hujan akan melewati proses yang cukup panjang. Situasi saat ini, karena kondisi cuaca tertutup asap, membuat proses pembentukan awan terganggu.
"Asap tentunya sangat mempengaruhi. Jadi hingga sekarang kita terus mengganggu konsentrasi atmosfer, supaya asap ini segera terbuka, sehingga proses konveksi berjalan, selama proses konveksi ini terganggu, maka hasilnya tidak optimal," ujarnya, Jumat (7/3/2014).
Dijelaskan Trisno, konveksi merupakan proses penguapan yang disebabkan oleh radiasi matahari yang masuk ke bumi. "Ada pengangkatan masa uap air ke atas, semakin ke atas semakin dingin sehingga menghasilkan uap air, yang turun menjadi hujan,"paparnya.
"Nah kondisinya saat ini, asap sangat menutupi permukaan bumi Riau, sehingga konveksi selalu gagal. Tidak ada sinar matahari yang menembus ke permukaan,'' terangnya.
"Saat ini diusahakan menganggu kestabilan udara di atmosfer, selanjutnyaa ...






0 komentar:
Posting Komentar