Menurut Annas, rusaknya hutan dan terjadinya kabut asap tebal akibat Kebakaran Hutan dan Lahan, tidak terlepas dari gampangnya penerbitan SKT ditingkat desa saat ini.
"Selama saya jadi Bupati di Rohil, sudah Enam Kepala Desa yang saya penjarakan, saat ini masih ada dua lagi didalam penjara. Mereka ini gampang menerbitkan SKT hutan, mereka jual kepada pengusaha, ini yang tak boleh," ujar Annas dihadapan peserta kegiatan peningkatan kapasistas Kepala Desa dan Lurah se-Riau.
Menurut Annas, penjualan lahan kepada pengusaha ini sering memicu konflik dengan masyarakat. Tak hanya itu, penerbitan SKT kepada pengusaha ini juga membuat lahan pertanian dan perkebunan sulit diawasi.
selanjutnya...






0 komentar:
Posting Komentar