PEKANBARU - Tidak hanya penerbangan domestik di Bandara Sultan Syarif Kasim II yang terganggu, 9 helikopter dan 1 unit pesawat Cassa yang diterjunkan untuk proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau, juga mengalami nasib serupa.
Hal ini ditegaskan Ketua Satgas Karhutla Brigjend TNI Prihadi Agus Irianto, diposko Karhutla, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Senin (10/3/2014). Menurutnya, saat ini jarak pandang atau visibility tidak memungkinkan untuk dilakukan penerbangan.
"Sampai saat ini jarak pandang tidak memungkinkan dilakukan aktifitas penerbangan. Ini terlalu beresiko. Karena itu, kita sejauh ini belum bisa melakukan aktifitas pemadaman dari jalur udara," ujarnya.
Dikatakan Dandrem Wirabima ini, saat ini posko di Karhutla masih terdapat 9 helikopter baik dari BNPB dan bantuan perusahaan di Riau, siaga menunggu kondisi kabut asap. Termasuk satu unit pesawat Cassa yang sebelumnya dilaporkan rusak, sudah diperbaiki dan siap terbang.
selanjutnya...........
Minggu, 09 Maret 2014
Aduh! 9 Helikopter Pemadam Api di Riau Gagal Mengudara
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar