Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (4/3/2014), Etihad tidak ambil pusing dengan perasaan Israel. Mereka menolak pelanggannya terbang ke sana. Uni Emirat juga salah satu negara tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Kota Yerusalem.
Mereka juga mengajarkan awak dan staf penerbangan bagaimana mengenali wisatawan Israel dari sifat dan aksen, demikian lansiran stasiun televisi BBC, dikutip dari merdeka.com.
Seorang ahli perjalanan berbasis di Kota New York, Amerika Serikat bernama Justin Ross Lee mengecam tindakan maskapai itu. selanjutnya...






0 komentar:
Posting Komentar